Seperti air mengalir, cinta pun mengalir menuju muaranya: keikhlasan.nnnnKita tak mampu memilih cinta mana yang hadir dalam cerita perjalanan kita. Kita yang Dia kirim, kita pun tak bisa memilah hanya cinta dan tawa—tanpa masa lalu, tanpa air mata, dan tanpa luka.nnnnKatanya, cinta tidak pernah mengajarkan kita untuk menjadi lemah. Tak peduli siap…
Jangan heran jika mendapatiku sedang bicara sendirian atau tertawa tanpa seorang pun terlihat bersamaku. Saat itu mungkin saja aku sedang bersama salah satu dari lima sahabatku.